|

Kilas informasi (0) :

Kurva S Sebagai Syarat dalam Lelang/Tender??

Kurva S Sebagai Syarat dalam Lelang/Tender??

Oleh: Dasdo Yessa (Jabatan Fungsional Ahli Muda PJK)

 

 

Dokumen Pemilihan merupakan Dokumen yang menjadi acuan pada saat Penyedia ingin melakukan penawaran dan mengikuti lelang/tender. Dalam Dokumen Pemilihan seringkali mensyaratkan Jadwal Pelaskanaan Pekerjaan sebagai salah satu kelengkapan Dokumen Penawaran. 

Jadwal waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan, terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis, relaistik dan dapat dilaksanakan. Pada saat menyampaikan jadwal pelaskanaan seringkali para peserta Tender menyampaikan metode dengan menggunakan Kurva S, padahal di dokumen pemilihan sangat jarang ditemukan persyaratan Jadwal Pelaksnaaan dengan metode Kurva S

 

Apakah boleh mensyaratkan Kurva S sebagai salah satu syarat dokumen yang harus dilengkapi peserta lelang/tender?

Ada berbagai pendapat terhadap hal ini, diantaranya :

  1. Kurva S diperlukan sebagai tool untuk melakukan evaluasi teknis terhadap “Metode Pelaksanaan” dan “Jadwal Waktu Pelaksanaan”, yang artinya metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan memenuhi persyaratan substantive yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan, serta sebagai alat pengendalian jadwal proyek konstruksi nantinya.
  2. Kurva S tidak diperlukan karena apabila dipergunakan untuk dasar evaluasi teknis metode pelaksanaan. Mengutip (Horem, R, 2018) tentang Metode Pelaksanaan tidak perlu dievaluasi , karena :
  • Inkonsistensi dengan Analisa harga satuan pekerjaan. Bahwa seluruh koef. Pengali pada perhitugan Analisa harga satuan telah menggambarkan metode pelaksanaan yang akan diterapkan. Kemudian Analisa ini tidak dilakukan evaluasi sehiggga bersifat lumpsum dan selanjutnya menjadi resiko bagi penawar;
  • Karena akan diterapkan maka metode pelaksanan akan menyesuaikan dengan kondisi lapangan yang menjadi resiko bagi penyedia. Dengan demikian maka pada saat evaluasi tidak diperlukan evaluasi metode pelaksanaan cukup sebagai syarat ada atau tidak menyampaikan laporan metode pelaksanaan.

Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan merupakan suatu alat untuk pengendalian kontrak. Metode penyusunan jadwal proyek ada banyak macamnya, sehingga memilih metode penjadwalan apa yang paling tepat digunakan untuk sebuah pekerjaan menjadi sebuah hal yang penting.

Ketika dokumen pemilihan mensyaratkan :Jadwal dan Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Sampai Dengan Serah Terima Pekerjaan’ sebenarnya bukan mensyaratkan  Kurva S, karena Kurva S adalah salah satu metode yang dipergunakan untuk pengendalian kontrak nantinya baik untuk PPK atau pihak kontraktor. Sehingga pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak (Pre Construction Meeting/PCM) kita dapat meminta kepada penyedia untuk Menyusun Kurva S berdasarkan Jadwl Pelaksanaan Pekerjaan yang disampaikan. Akan tetapi apabila pada dokumen penawaran penyedia menyampaikan Kurva S, maka sifatnya mengikat dan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam Dokumen Kontrak.

Berita Terkait :

© Copyright 2017, Biro PBMN dan Layanan Pengadaan, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat All Right Reserverd