|

Kilas informasi (0) :

Pelaksanaan Tender/Seleksi Dini Tahun Anggaran 2022 Di Kementerian PUPR

Pelaksanaan Tender/Seleksi Dini Tahun Anggaran 2022 Di Kementerian PUPR

Pelaksanaan Tender/Seleksi Dini Tahun Anggaran 2022 di Kementerian PUPR

Oleh: Martalia Isneini (Pembina Jasa Konstruksi Ahli Muda)

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada Tahun Anggaran 2022 ini, diamanahkan mengelola alokasi anggaran sebesar Rp 100,6 Triliun, mencakup total pagu pengadaan senilai 69,66 Triliun untuk melaksanakan 3.614 paket pekerjaan infrastruktur. Alokasi anggaran ini juga sudah mencakup Penugasan Khusus dari Presiden, yaitu: Persiapan Presidensi Indonesia dalam KTT G20 di Bali, Penataan Kawasan Mandalika NTB, Renovasi TMII serta Persiapan ASEAN Summit di Labuan Bajo NTT.

Direktorat Pengadaan Jasa Konstruksi telah melakukan evaluasi pelaksanaan Tender/Seleksi Dini Tahun Anggaran 2021. Berdasarkan hasil evaluasi, kendala yang dihadapi selama pelaksanaan tender/seleksi dini TA 2021 yang lalu dapat diantisipasi sehingga tidak terjadi lagi dalam pelaksanaan tender/seleksi dini TA 2022. Kendala-kendala tersebut, antara lain: belum siapnya KAK dan/atau RAB, masih dilakukannya penyesuaian HPS, adanya perubahan lingkup atau nama paket, lahan belum selesai, desain belum siap serta RPB belum siap.

Pada tahun 2022 ini, untuk meminimalkan kendala berpotensi menghambat pelaksanaan Tender/Seleksi Dini Tahun Anggaran 2022, maka dibuat pengelompokkan paket tender/seleksi. Sejak Bulan September 2021, Satuan Kerja di masing-masing Unit Organisasi sudah menetapkan 30-50% paket yang sudah pasti dilaksanakan pada TA 2022. Paket-paket ini sudah teridentifikasi dan tidak terpengaruh perubahan alokasi anggaran. Paket ini merupakan paket kelompok I. Bulan September hingga pertengahan Oktober 2021, para PPK telah menyiapkan readiness criteria, dokumen teknis (gambar/DED/KAK/Spesifikasi Teknis dan dokumen pendukung lainnya) untuk kelompok I. 

 

Sejak bulan Oktober 2021, Pokja Pemilihan sudah memulai pelaksanaan pemilihan Penyedia untuk seluruh paket pekerjaan tender/seleksi dini paket kelompok I, tersebut. Satuan Kerja di masing-masing Unit Organisasi juga sudah memastikan seluruh paket pekerjaan tender/seleksi dini sudah masuk ke dalam SIRUP. Pada Bulan Oktober 2021, Kementerian PUPR telah melaksanakan tender/seleksi dini untuk 2.092 paket dengan nilai pagu pengadaan sebesar Rp 35,1 Triliun.

Sampai dengan tanggal 24 Januari 2022, telah diselesaikan proses tender/seleksi 838 paket senilai Rp 17,5Triliun, dengan rincian sebagai berikut: 

1.      Sebanyak 43 paket pekerjaan, senilai Rp. 220 Milyar, dan telah terkontrak pada akhir bulan Desember 2021;

2.      Sebanyak 795 paket pekerjaan, senilai 17,36 Triliun telah selesai proses tender/seleksi, dan siap dilakukan penandatanganan kontrak.

Untuk rencana penyelesaiaan terhadap sisa paket tender/seleksi dini Tahun Anggaran 2022 yang sedang berjalan, akan diselesaikan sebanyak 671 paket senilai 10,68 Triliun pada akhir Januari 2022, dan sebanyak 583 paket senilai 6,91 Triliun pada akhir Februari 2022.

Dengan percepatan tender/seleksi paket-paket pekerjaan infrastruktur PUPR ini, maka diperkirakanpenyerapan anggaran hingga akhir Januari 2022 akan mencapai senilai Rp 7,34 Triliun atau sebesar 7,30 %. Kementerian PUPR juga telah berupaya agar proses Pengadaan Barang/Jasa dapat berjalan lebih cepat dan transparan, dengan penggunaan e-katalog sektoral PUPR. Pelaksanaan tender/seleksi dini Tahun Anggaran 2022 ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas belanja APBN, sehingga dapat turut mendorong roda perekonomian nasional.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melaksanakan Kebijakan Pelaksanaan Program Tahun Anggaran 2022, yaitu: Penyelesaian Proyek Strategis Nasional, Penugasan Khusus dari Presiden, Pelaksanaan Padat Karya Tunai, Optimalisasi Pemeliharaan Operasi dan Rehabilitasi (OPOR), serta Antisipasi penanganan bencana La Nina.

Sebagai upaya percepatan pelaksanaan program tahun anggaran 2022, selain melaksanakan tender/seleksi dini, Kementerian PUPR akan melaksanakan langkah strategis lain yaitu: mempercepat penyelesaian administrasi dan revisi anggaran, melaksanakan realokasi anggaran antar paket untuk mempercepat pembayaran paket MYC dengan progress tinggi, mempercepat penyelesaian kegiatan pada karya sesuai dengan target dan sasaran, mempercepat pelaksanaan pekerjaan sesuai target dan batas waktu penyelesaian, mempercepat pelaksanaan dukungan penanganan COVID-19 dan penanganan bencana.

Dalam mengoptimalkan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan realisasi belanja, Kementerian PUPR memanfaatkan teknologi informasi melalui sistem e-Monitoring, serta pemanfaatan e-katalog sektoral Kementerian PUPR. Selain itu juga, Kementerian PUPR tetap mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri dan UMKM. 

Penandatanganan kontrak hasil Tender/Seleksi Dini Tahun Anggaran 2022, telah dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2022 di Kementerian PUPR, dan dilaksanakan secara serentak di 34 Propinsi. Dengan penandatanganan kontrak tender/seleksi dini Tahun Anggaran 2022, Kementerian PUPR menjadi satu-satunya kementerian/instansi/Lembaga yang berhasil melaksanakan tender/seleksi dini. (MI)

 

Berita Terkait :

© Copyright 2017, Biro PBMN dan Layanan Pengadaan, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat All Right Reserverd